Antisipasi Anak Kurang Gizi di Bungo, H Mashuri Sarankan TP PKK Bentuk Tim Pemburu Anak Potensial Stunting

BUNGO, DAERAHby : Redaksi

NARASIJURNAL.COM, – Pengurus Tim Penggerak PKK kabupaten Bungo gelar Halal Bihalal, dihadiri Bupati Bungo H Mashuri, didampingi Ketua TP PKK Bungo Hj. Verawaty Mashuri, juga tampak Sekda Bungo H Mursidi, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD dan undangan lainnya. Acara digelar di Aula Hotel Amaris Bungo, Kamis (19/05/2022).

Bupati H Mashuri bersama undangan yang hadir dalam kegiatan Halal Bihalal TP PKK Bungo di Hotel Amaris Muara Bungo, Kamis 19 Mei 2022.(Syahruddin/NJ)

Ketua TP PKK kabupaten Bungo menyampai terima kasih atas kehadiran Bupati,  dan par undangan. Pada kesempatan itu, Verwatiy Mashuri mengucapkan mohon maaf lahir dan Bathin.  “Hampir dua tahun kita tidak bisa melaksanakan kegiatan seperti ini tapi dengan sudah ada pelonggaran kegiatan oleh pemerintah pusat dan Provinsi maka kita sudah bisa memulai kegiatan seperti sebelum datangnya wabah covid 19, untuk itu diharapkan kepada semua pengurus di semua jenjang baik tingkat kabupaten, kecamatan, dusun dan kelurahan silakan kita buat program kerja yang menyentuh langsung kepada masyarakat,” imbuh Verwaty.

Lanjut Verwaty, jika ada kegiatan baik tingkat kecamatan maupun dusun, TP PKK kabupaten Bungo selalu siap mendampingi, agar kegiatan PKK di setiap kecamatan dan dusun dapat berjalan dengan baik.

“Pengurus PKK Kabupaten Bungo siap mendampingi kegiatan yang ada di Kecamatan dan Dusun dari semua Pokja,” ujarnya.

Dimomen yang sama, Bupati Bungo H Mashuri mengatakan, Stunting di kabupaten Bungo masih 26 % dari 10 orang anak maka terdapat 2 orang mengalami pertumbuhan yang tidak normal dan itu masih tinggi, dan mengharapkan peran serta ibu- ibu.

“Ketua Tim Penggerak PKK Dusun membentuk Tim pemburu anak- anak yang ada potensial Stunting tersebut, mengantisipasi terjadinya anak kurang gizi,” pinta Bupati.

Kata Bupati, stanting tersebut bukan faktor ekonomi saja tapi ada faktor lain, ada juga memang anak tersebut kurang nafsu makan, bisa juga pengetahuan orang tua yang kurang, sehingga anak kurang gizi sehingga mengalami perlambatan pertumbuhan anaknya.

“PKK ini mempunyai semua program yang ada dilingkungan kehidupan masyarakat mulai dari kita bangun tidur sampai tidur kembali ada program PKK yang mengajak kita berprilaku yang baik dan mempunyai kegiatan yang baik pula,” ucap Bupati. (Din/NJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.