Jalan Dusun Bedaro Sudah Masuk Daftar Perbaikan Pemeliharaan Rutin Tahun 2021

oleh -22 views

NARASIJURNAL.COM, Bungo- Warga Dusun Bedaro Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, perbaiki beberapa titik jalan yang berlobang. Kondisi jalan rusak parah ini sudah lama dirasakan, sehingga warga melakukan perbaikan dengan bahan seadanya. Selasa, (2/03/2021).

Warga Bedaro bergotong royong perbaiki jalan yang rusak parah.

Bukan hanya jalan poros menuju Dusun Bedaro yang mengalami banyak yang rusak, tetapi juga ditemukan banyak titik jalan yang berlubang dibeberapa Kampung di Dusun tersebut.

Salah seorang warga Bedaro Sirojudin Bujang mengatakan, perbaikan jalan ini atas kemauan dirinya karena sudah cukup lama dirasakan warga jalan ini sudah parah. “Beberapa hari lalu kita perbaiki jalan ini dengan menimbun Sirtu seadanya. Kemudian hari ini, ada bantuan dari hamba Allah, sehingga beberapa jalan rusak kita cor pakai semen secukupnya,” ucap Bujang.

Besar harapan Bujang, kedepannya, agar pemerintah daerah benar benar menganggarkan untuk perbaikan jalan di Dusun Bedaro, pasalnya kondisi jalan rusak seperti ini lama dirasakan warga.

“Apalagi saat warga melintasi jalan ini pada saat malam hari, tidak sedikitnya warga berjatuhan pada malam harinya,” katanya.

Kasi Pembangunan dan Peningkatan Jalan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bungo, Dwi Herwindo

Terpisah, menanggapi keluhan warga Dusun Bedaro terkait banyaknya titik jalan yang rusak, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bungo Hasbi Assidiqi melalui Kasi pembangunan dan peningkatan jalan, Dwi Herwindo menyebutkan. Jalan poros Dusun Bedaro sudah masuk dalam daftar anggaran perbaikan pemeliharaan rutin di tahun 2021.

Untuk jalan Dusun Bedaro kata Dwi, sudah masuk dalam anggaran pemeliharaan rutin tahun ini. Saat ini hanya tinggal menuggu Dokumen Penggunaan Angaran (DPA) turun.

“Kalau DPA nya sudah keluar segera dikerjakan, muda-mudahan bulan Maret ini atau bulan April sudah bisa dilakukan perbaikan. Target, lebih kurang 200 meter yang dilakukan perbaikan. Tentunya yang diutamakan beberapa titik jalan yang sudah rusak parah,” terang Dwi. (NJ)