Bungo, Pendemo Ancam 2 Kampung Tidak Mengikuti Pilkada 2020

BUNGO, DAERAH370 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, Bungo,– Warga dari dua Kampung yakni, Kampung Kerikil dan Kampung Tembang Cucur Kecamatan Bungo Dani melakukan unjuk rasa ke Kantor Sungai Arang. Aksi ini dimulai sekira pukul 9:00 Wib, Rabu (9/09/2020).

Suasana aksi warga di Kantor Sungai Arang

Pendemo menyuarakan, kalau kepemimpinan datuk Rio Dusun Sungai arang dinilai tidak adil.
“Kami tidak butuh pemimpin yang tidak berlaku adil, tidak memperdulikan masyarakat, mundur, mundur!!!” Tertulis diposter oleh unjuk rasa ini.

Koordinator aksi, Jalal terus dengan lantang meminta agar Rio terbuka dan transparan terhadap pemilihan perangkat Dusun yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pendemo meminta keadilan dari Pemdus Sungai arang, agar perangkat Dusun, Kepala Kampung dipiliih oleh wilayahnya masing-masing. “Kita minta pemilihan perabgkat Dusun Sungai Arabg diulang kembali dan dilakukan transparan,” ucap Pendemo.

Jika tuntutan itu tidak indahkan, maka dua kampung yang melakukan ujuk rasa ini, tidak akan mengikuti peraturan pemerintah Dusun Sungai Arang, dan meminta agar pisah dari Dusun Sungai Arang.

“Jika tuntutan kita ini tidak diindahkan oleh pihak Pemdus Sungai Arang, dua Kampung, Krikil dan Tembang Cucur kita tidak mau ikuti praturan dan kita akan memisahkan diri dari Dusun Sungai Arang kalau peraturan seperti ini,” papar Jalal.

Lebih lanjut Jalal menyuarakan di depan Kantor Rio Sungai Arang, meminta agar Rio lebih baik mundur dari jabatannya jika tidak bisa memimpin dengan baik.  Bahkan pendemo juga  mengancam agar dua dusun yang mengikuti aksi ini, tidak akan mengikuti Pilkada 2020.

“Kita tidak akan mengikuti perhelatan pemilihan Gubernur dan Bupati kalau tuntutan kita tidak dipenuhi”, ucapnya.

Terpisah, Rio Sungai Arang Saidina Umar memaparkan terkait tuntutan para pendemo. Pihaknya telah menyerahkan hasil dari pemilihan perangkat Dusun Sungai Arang kepada pihak Kecamatan Bungo Dani.

“Sudah kita serahkan hasil pilihan perangkat Dusun Ke pihak Kecamatan” tutup Rio Saidina Umar. (NJ).