Kenal Lebih Dekat Relawan BPLC, Ini Dia Obrolan Santai Mereka…

BUNGO, DAERAH307 Dilihat

NARASIJURNAL.COM,-Bungo,- Tim relawan Bungo Peduli Lawan Corona (BPLC) gelak tawa dalam obrolan santai,  namun serius dalam membahas tanggapan para netizen tentang kehadiran relawan ini. Tidak sedikitnya sanjungan hingga sindiran dari hasil karya mereka. Dalam obrolan santai ini agar lebih mengenal dekat siapkah mereka?”. Digelar di Kantor redaksi SwarnaTv. Sabtu (11/03/2020).

Dalam obrolan tersebut, juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi dan informasi kepada mayarakat luas, khususnya penikmat informasi media sosial di Bungo, bahkan juga sempat menanggapi sindiran dan pujian bagi netizen dengan kiprah karya dari tim relawan ini.

Koordinator relawan BPLC Akhmad Ramadhan, menjelaskan terbentuknya tim relawan ini, awal mulanya hanya perkumpulan dari sejumlah jurnalis di Bungo disalah satu warung kopi, saat itu wabah Corona Covid-19 yang telah merebak ke Indonesia hingga ke Kabupaten Bungo-Jambi. Untuk itu, tidak sampai disitu obrolan kecil itu, hingga salah satu mereka membentuk group WathsApp Pantau Corona.

Singkat cerita, hingga pada akhirnya, maka terbentuklah Tim relawan BPLC ini. Tim relawan ini mulai mengumpulkan pengetahuan dan masukan dari pihak pemerintah dan instansi terkait, serta pendukung lainnya seperti sumber tenaga manusia (SDM) untuk membuat Alat Pelindung Diri (APD), menurut tim relawan ini APD yang masih sangat minim di Bungo. Membuat mereka merasa khwatir akan penyebaran virus yang mematikan itu.

Pihaknya juga menyinggung, mengenai profesi para relawan ini sejatinya adalah sebagian besar adalah jurnalis.

“Kita akui, kalau kita tidak pintar masalah covid-19 ini. Tapi kita harus lebih tahu dampak sosial dari pandemi corona ini. Karana kita mendapatkan informasi lebih cepat yang kita peroleh lebih banyak dari mana saja. Sehingga pada waktu itu sering membuat pusing bagi Dinas Kesehatan, karena kita sering menanyakan kepada mereka mengenai perkembangan penanganan corona covid 19 di Bungo. Untuk itu, kita relawan dan pekerja jurnalis, harus jerni menyikapi virus covid-19 ini. Sehingga informasi yang diberitakan dapat mengedukasi masyarakat”, jelas Ramadhan.

Besar harapan tim relawan ini, apa yang telah dilakukan dapat memberikan edukasi dan menjernikan informasi, sehingga dapat diterima oleh masyarakat. “Soal pujian dan aindirian itu audah biasa, yang jelas tim relawan BPLC ini benar benar lahir dari hati nurani kita, sehingga terpangggil untuk bergerak membuat APD.

Disisilain Ramadhan juga menyampaikan kepada pihak pemerintah Daerah dan para donasi yang telah merespon baik tim relawan BPLC.

Terhitung hingga saat ini hasil produksi APD dan yang telah diserahkan kepada tenaga medis dan instansi terkait dan Satgas penanganan Covid 19 Bungo telah mencapai 200 piace. “Namun dua hari terakhir ini belum kita cek”, pungkasnya. (NJ)