IRT Tega Mengakhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri di Pohon Karet

BUNGO, HUKUM, PERISTIWA388 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, Bungo, – Seorang Ibu rumah tangga  (IRT) Lilis Suryani (29), warga Desa Dwi Karya Bhakti Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo-Jambi. Diduga mengahbisi akhir hidupnya dengan cara gantung diri di pohon karet milik warga (Anwar,-red) di kampung Bukit Baru Desa Dwi Karya. Korban ditemukan oleh suaminya Andi Saputra (33), pagi sekitar pukul 09:00WIb Senin (17/02/2020).

Korban gantung diri, saat tiba di tempat kediaman

Kapolres Bungo AKBP Trisaksono Puspo Aji melalui Paur Humas Polres Bungo M. Noer membenarkan adanaya laporan dari pihak Polsek Kecamatan Pelepat. Bahwa ada seorang ibu rumah tangga yang gantung diri dikebun karet warga Kampung Bukit Baru Desa Dwi Karya Bhakti Kecamatan Pelepat.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban pamit keluar dari rumah (Pondok,-red) sekitar pukul 06:30 WIB. Atas penjelasan anak dari korban Erni (14), bahwa ibunya pamit ke sungai untuk membuang air besar. Tidak lama kemudian, Suami korban terbangun untuk dibuatkan minuman kopi, sementara istrinya tidak kunjung pulang dari Sungai. Lebih lanjut dijelaskan M. Noer, menurut kronologis keterangan dari Suami korban, sekitar pukul 08:00 WIB dirinya mulai curiga dan langsung menyusul istrinya ke Sungai bersama anaknya, namun Korban (Istinya,-red) tidak juga ditemukan. Kemudian, suami korban bersama anaknya ini kembali ke rumah (pondok,-red).

“Tunggu pondok dulu, bapak mau cari mamak ke Dusun,” kata Suami korban kepada anaknya. Selanjutnya, suami korban berjalan menuju arah dusun, namun  di pertengahan jalan suami korban kembali ke arah sungai dan mencari di seputaran sungai sekira pukul 09.00 wib suami korban menemukan Istrinya sudah meninggal dunia, dengan posisi tergantung di Pohon Karet, dan suami korban berteriak memanggil anaknya,” jelas M. Noer.

Setelah Suaminya mendapati istrinya tergantung di pohon karet, suaminyapun langsung memotong tali yang terikat di leher korban dengan menggunakan parang. Kemudian korban di gendong oleh suami korban untuk di bawa ke tempat ke diamannya. Setibanya di Pondok, suami korban langsung mencari pertolongan kepada masyarakat terdekat.

Atas kejadian ini, pihak Polsek Pelepat langsung melakukan pengecekan lokasi olah TKP dan melakukan pendalaman atas kasus terebut. Untuk sementara keterangan pihak keluraga, motif dari gantung diri seorang ibu rumah tangga (IRT)  ini, karena frustasi diduga karena tidak ingin hamil lagi.  (NJ)